Diagnosa
penyakit batuk tuberkulosa (TBC) ditegakkan apabila batuk lama tersebut
disertai dengan gejala demam terutama setelah sore hingga malam hari,
keluar keringat dingin pada malam, lendir berwarna kuning hingga
kehijauan bahkan kadang terdapat bercak darah segar. Di samping itu,
berat badan kurang serta adanya riwayat kontak dengan penderita penyakit batuk tuberkulosa (paru - paru / TBC)
lebih mengarahkan pada diagnosa ini. Pemeriksaan penunjang diagnosa
bisa melalui radiologi (foto rontgen), pemeriksaan darah dan
ditemukannya kuman mycobacterium tuberculosa didahak adalah suatu
kepastian diagnosa penyakit ini. Apabila telah tegak diagnosa
tuberkulosa maka dilakukan pengobatan selama 6 bulan. Pengobatan
penyakit batuk jenis ini harus rutin dan tuntas, karena pengobatan
penyakit batuk yang tidak selesai akan menimbulkan persoalan ,baik bagi
penderita maupun kepada orang lain. Bagi penderita bisa terjadi
resistensi atau kekebalan terhadap obat tersebut sehingga perlu obat
lain yang lebih mahal, sedangkan bagi orang lain adalah resiko
tertularnya penyakit batuk ini melalui dahak yang mengandung kuman
tuberkulosa. Begitu pentingnya pengobatan penyakit batuk yang teratur
dan tuntas ini, maka pemerintah telah menyediakan paket pengobatan
penyakit batuk tuberkulosa secara gratis sehingga bisa didapatkan di
rumah sakit atau puskesmas terdekat.Kamis, 27 Agustus 2015
JENIS - JENIS DAN CARA MENGATASI (MENGOBATI) PENYAKIT BATUK
Diagnosa
penyakit batuk tuberkulosa (TBC) ditegakkan apabila batuk lama tersebut
disertai dengan gejala demam terutama setelah sore hingga malam hari,
keluar keringat dingin pada malam, lendir berwarna kuning hingga
kehijauan bahkan kadang terdapat bercak darah segar. Di samping itu,
berat badan kurang serta adanya riwayat kontak dengan penderita penyakit batuk tuberkulosa (paru - paru / TBC)
lebih mengarahkan pada diagnosa ini. Pemeriksaan penunjang diagnosa
bisa melalui radiologi (foto rontgen), pemeriksaan darah dan
ditemukannya kuman mycobacterium tuberculosa didahak adalah suatu
kepastian diagnosa penyakit ini. Apabila telah tegak diagnosa
tuberkulosa maka dilakukan pengobatan selama 6 bulan. Pengobatan
penyakit batuk jenis ini harus rutin dan tuntas, karena pengobatan
penyakit batuk yang tidak selesai akan menimbulkan persoalan ,baik bagi
penderita maupun kepada orang lain. Bagi penderita bisa terjadi
resistensi atau kekebalan terhadap obat tersebut sehingga perlu obat
lain yang lebih mahal, sedangkan bagi orang lain adalah resiko
tertularnya penyakit batuk ini melalui dahak yang mengandung kuman
tuberkulosa. Begitu pentingnya pengobatan penyakit batuk yang teratur
dan tuntas ini, maka pemerintah telah menyediakan paket pengobatan
penyakit batuk tuberkulosa secara gratis sehingga bisa didapatkan di
rumah sakit atau puskesmas terdekat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar